Perumda Batiwakkal Hentikan Sementara Operasional IPA Gurimbang Akibat Intrusi Air Laut, Layanan Air Bersih di Sejumlah Wilayah Ikut Terdampak

img

Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang.


POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau mengambil langkah cepat menghadapi intrusi air laut yang mulai masuk hingga ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gurimbang.

 

Kondisi tersebut membuat Perumda Batiwakkal untuk sementara menghentikan operasional IPA Gurimbang, terutama pada saat air pasang.

 

Penghentian dilakukan hingga kondisi air kembali surut dan kadar garam atau Total Dissolved Solids (TDS) berada di bawah 300 parts per million (ppm).

 

Langkah ini berdampak pada pelayanan air bersih di sejumlah wilayah yang selama ini mendapat pasokan dari IPA Gurimbang.

 

Manager Teknik Perumda Air Minum Batiwakkal Berau, Syahril mengatakan penghentian sementara dilakukan karena kondisi air belum memungkinkan untuk kembali diolah dan didistribusikan seperti biasa.

 

“Operasional akan dijalankan kembali pada saat air surut atau kadar garam (TDS) di bawah 300 ppm,” kata Syahril saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

 

Syahril menjelaskan, gangguan pelayanan akibat kondisi tersebut dirasakan pelanggan di sejumlah wilayah, yakni  Kampung Gurimbang,  Sukan Tengah, Tanjung Perangat, dan sebagian wilayah Bebanir Bangun dan jalan poros arah ke Sambaliung.

 

Perumda Batiwakkal memastikan operasional IPA Gurimbang akan kembali dilakukan setelah kondisi air baku membaik. Dengan demikian, pelayanan kepada pelanggan di wilayah terdampak diharapkan dapat kembali normal setelah air surut dan kadar TDS berada di bawah ambang yang ditentukan, papar Syahril.

 

Di tengah kondisi tersebut, Perumda Batiwakkal melalui Manejer Hubungan Pelanggan, Rudy Hartono mengimbau kepada pelanggan agar melakukan langkah antisipasi dengan menampung air ketika IPA masih beroperasi.

 

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada pelanggan di wilayah yang terdampak gangguan pelayanan.

 

“Kami mengimbau untuk melakukan penampungan air pada saat jam operasional,"

 

Mewakili manajemen kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya layanan air bersih akibat kondisi tersebut.

 

Ia mengatakan, informasi mengenai potensi gangguan pelayanan juga telah disampaikan sebelumnya kepada masyarakat, terutama pelanggan yang berada di wilayah terdampak.

 

“Sudah mulai kemarin, khususnya wilayah terdampak total,” katanya.

 

Perumda Batiwakkal menegaskan bahwa operasional IPA Gurimbang akan kembali berjalan setelah kondisi air memungkinkan untuk diolah. Parameter kadar TDS di bawah 300 ppm menjadi salah satu indikator yang ditunggu sebelum pelayanan kembali dilakukan secara normal.

 

Sementara itu, pelanggan di wilayah terdampak diimbau untuk menggunakan persediaan air secara bijak serta memanfaatkan waktu operasional IPA untuk menyiapkan cadangan kebutuhan air bersih.

Perumda Batiwakkal juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan pelayanan tersebut. (sep/FN)